Nama : Dillah Permatasari

Kelas : XII OTKP 2

Kelas : XII OTKP 2



 KEBERSIHAN LINGKUNGAN SEKOLAH

    Kebersihan lingkungan mendorong semangat belajar siswa. Dalam setiap aspek dan perilaku siswa tentunya tampak dari kebiasaan nya setiap hari. Demikianlah dengan lingkungan kelas bahkan lingkungan sekolah sekalipun. Bila lingkungan sekolah maupun lingkungan kelas termasuk ruangan kelas bersih dan ditata sebaik – baiknya, maka motivasi belajar yang timbulpun akan mengajak kita untuk semangat dalam mengikuti pembelajaran. 

       Masalah utama kebersihan lingkungan seklah ada pada kesadaran para siswa. Kita sebagai siswa masih kurang peduli akan kebersihan lingkungan. Salah satu conttohnya adalah membuang sampah sembarangan. Pembungkus makanan yang telah kita makan sehabis jajan di kantin sering kita buang di sembarang tempat. Seperti misalnya di dalam laci meja belajar, padahal itu dapat memicu penyakit seperti gatal-gatal, demam, dan lain sebagainya. Inlah yang membuat lingkungan sekolah menjadi kotor. Patutnya kita sebagai siswa haruslah sadar akan lingkungan kita. Kebersihan sekolah adalah hal utama dan patut kita rawat sebagaimana kita merawat diri kita sendiri. Kita akan nyaman jika kita bersih dan sehat

    Dalam setiap aspek, perilaku suatu individu mempengaruhi karakter masa depannya. Dengan demikian, sekolah dinilai oleh masyarakat setempat dengan melihat berbagai macam karakteristik seorang siswa maupun sekelompok orang siswa di SMK Negeri 3 Jakrta. Inilah yang disebut dengan cermin kepribadian. Yaitu memperlihatkan karakteristik seorang siswa di SMK Negeri 3 Jakarta.

     Kebersihan dapat memperlancar otak manusia. Perlu kita tahu bahwa lingkungan bersih atau tidaknya berdampak besar bagi otak manusia. Karena oksigen berupa O2 yang dihirup melalui paru–paru sebagian besar berfungsi untuk memperlancar peredaran darah melalui saraf otak manusia. Hal inilah yang selalu dikhawatirkan oleh manusia. Sehingga mereka dapat menjaga kebersihan lingkungan disekitarya.

    Penanaman pohon baik untuk lingkungan. Penanaman pohon kembali atau yang paling identik dengan penghijauan dapat mempengaruhi besarnya jumlah oksigen yang dapat dihirup oleh manusia. Bila dilingkungan sekolah ditanami pohon–pohon rindang, maka di tempat itu pasti banyak terdapat oksigen yang bersih dan segar. Dan pohon–pohonan juga dapat mengurangi polusi dan sinar matahari secara langsung.

          Dengan melihat pentingnya kebersihan sekolah, seluruh siswa, guru, karyawan dan kepala sekolah harus memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan sekolah agar tetap bersih. Kebersihan lingkungan sekolah tidak dapat terjaga dengan baikk tanpa kerjasama semua warga sekolah. Lakukan mulai dari sekarang, dari hal kecillah yang bisa merubah keadaan!

Komentar